Oil Palm Science Techno Park

Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebagai Pusat Unggulan IPTEK pertama di Indonesia tahun ini diberi amanah dari Kemenristekdikti untuk membangun Science Techno Park (STP).  Berbagai kegiatan untuk percepatak terwujudnya STP terus dilakukan. Oil Palm Science Techno Park menjadi pilihan gelar untuk program yang bertumpu pada teknologi produk kelapa sawit ini.

Menurut Ketua Tim Akselerasi Pembangunan STP, Dr. Suroso Rahutomo,  visi OPSTP adalah menjadi one stop hub riset dan technopreneurship berbasis kelapa sawit terbaik di dunia. Adapun misi yang diemban adalah (i) melakukan riset dan menyediakan teknologi  berbasis kelapa sawit; (ii) Menjadi incubator teknologi berbasis kelapa sawit, (iii) menyediakan pelatihan dan pembinaan untuk pelaku usaha berbasis kelapa sawit, dan menumbuhkembangkan start up technoentrepreneurhip berbasis kelapa sawit.

Bermodalkan komponen utama fasilitas existing, pembangunan OPSTP dimulai tahun 2017  dan kelak diharapkan tumbuh menjadi hub riset & technopreneurship berskala global. Program utama yang dicanangkan menurut Suroso adalah wisata edukasi dan pengembangan UMKM.

Dukungan komponen fasilitas yang mendukung 2 (dua) program utama   berupa galeri riset, rumah cokelat, candle corner, Elaeis health & beauty, Avros Guest House, Museum Perkebunan, panahan, outbound, dan susur sungai. Tagline “Connecting the Community to Oil Palm Technology” ini membuat OPSTP terbuka untuk bermitra dengan Pemerintah Daerah, Pewira Usaha, UMKM, Lembaga Riset, dan Perbankan.

Kontribusi berbagai pihak patut kita tunggu untuk terwujudnya STP pertama  di Sumatera Utara ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *