Produk Fitonutrien Dari CPO

Kelapa sawit yang kita kenal sebagai tanaman penghasil minyak memegang peranan penting dalam berbagai bidang industri. Di Indonesia, produksi minyak kelapa sawit dalam bentuk CPO dan PKO dimanfaatkan sebagai bahan baku ataupun bahan tambahan dalam industri.

Dalam 1 tahun, Indonesia mampu menghasilkan sekitar 27,7 juta ton CPO dan PKO pada tahun 2013 (Direktorat Jenderal Perkebunan, 2014) . Dari jumlah tersebut 60-70% CPO diekspor sedangkan hanya 30-40% saja yang diolah menjadi produk hilir.

Pengolahan CPO dan PKO menjadi produk hilir akan meningkatkan nilai tambah ekonomi menjadi lebih tinggi. Menurut data Kementrian Perindustrian RI, sudah ada sekitar 74 produk turunan CPO yang dihasilkan. PKO banyak digunakan untuk ndutri oleokimia sedangkan CPO banyak digunakan untuk industri pangan, industri kosmetik, industri tekstil, dll.

Dalam kaitannya dengan indutri pangan, CPO memiliki kandungan yang penting bagi pemenuhan gizi dan kesehatan. CPO yang mengandung fitonutrien ± 1% sangat bermanfaat untuk kesehatan. Fitnutrien tersebut meliputi karotenoid, tocols, fitosterol, squalen, lesitin, co-enzyme Q10 dan polifenol. Dalam perjalananya CPO menjadi produk hilir seperti minyak goreng fitonutrien sengaja dirusak dan dihilangkan.

Sayangnya, sampai saat ini belum ada industri di Indonesia bergerak di bidang ekstraksi dan produksi fitonutrien tersebut. Padahal, jika diibaratkan CPO itu adalah gunung/bukit emas, maka fitonutrien itu adalah emasnya.

Dari segi bahan tanaman kelapa sawit, kandungan fitonutrien khususnya β- karoten dapat ditingkatkan dengan perakitan bahan tanam kelapa sawit melalui kegiatan pemuliaan tanaman. Salah satu caranya adalah dengan menyilangkan spesies kelapa sawit yang memiliki kandungan β-karoten tinggi dengan kelapa sawit dengan produksi mesokarp yang tinggi sehingga diperoleh CPO dengan jumlah besar sekaligus tinggi β- karoten. Selain itu, dengan teknologi sederhana maupun canggih, fitonutrien dari CPO dapat diperoleh dengan kadar yang lebih pekat menggunakan berbagai proses meliputi saponifikasi, ekstraksi pelarut, adsorpsi, membran, molekuler destilasi, dan super critical fluida. Agar biaya produksinya rendah dapat dilakukan sistem proses terintegrasi sehingga harga produk utama dan produk samping menjadi relatif murah dan bersaing.

Saat ini, produk hilir dari CPO yang paling populer adalah biodiesel yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Apabila, fitonutrien tidak diekstrak dari biodiesel CPO akan ada potensi kehilangan Rupiah yang cukup besar karena ikut juga terbakar. Namun, jika diekstrak dengan proses yang terintegrasi akan dihasilkan produk utama biodiesel dan produk samping fitonutrien.

Dalam hal ini, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) telah berhasil dalam mengembangkan teknologi ini dengan proses yang terintegrasi meliputi transesterifikasi, ekstraksi pelarut dan molekuler destilasi.

Sebagai produk kesehatan, fitonutrien telah diuji pada objek percobaan seperti tikus bahkan manusia. Dalam seminar internasional oil palm conference (IOPC 2014) yang diselenggarakan oleh PPKS pada bulan Juni 2014 di Bali, Narasumber pada sesi “minyak sawit dari sudut pandang kesehatan” diantaranya Dr.

Kalaniti Nesaretnam, Dr. Kanga Rani Selvaduray, Dr. Teti Estiasih dan Prof. Purwiyatno Hariyadi menyampaikan paparan tentang manfaat fitonutrien dalam mencegah dan menghambat beragam penyakit meliputi:

  • Karoten dapat mencegah defisiensi vitamin A
  • Tokoferol dan tokotrienol dapat mencegah kejadian stroke, diabetes melitus tipe 1 dan 2, pengobatan dan pemeliharaan kanker payudara, kanker prostat, dan
  • Fitosterol dapat menurunkan kolesterol dan menghambat penyerapan kolesterol dan dapat juga sebagai anti
  • Fenolat berfungsi untuk menghambat perkembangan lesi aorta
  • Squalen berfungsi untuk mencegah sintesis kolesterol dan mencegah beberapa
  • Co-enzyme Q10 berfungsi melindungi otot jantung ischemik dan anti hipertensi serta anti kanker
  • Fosfolipid berfungsi menguatkan daya ingat
  • Polifenol berfungsi untuk antioksidan dan anti kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *